Muda dan sukses berwirausaha

Sekarang saya lg senang-senangnya nonton “Young on Top” d MetroTV, acara yang oke buat menambah motivai, entah itu sebagai pekerja atau yang mau berwiraswasta. Semua narasumbernya muda-muda, smart, dan yang pasti sukses membangun dan menjalankan sebuah usaha lengkap dengan cerita-cerita ciamik dibaliknya. “Kalau bisa sukses di usia muda, mengapa harus tunggu tua?” 🙂

Saya teringat dulu saat berjualan bunga di suatu acara wisuda sebuah perguruan tinggi, seorang teman saya menyeletuk  “hari ini bertambah lagi pengangguran di Indonesia”. Suatu pernyataan reflektif yang bagi saya sangat ‘menohok’, hal yang hampir sama dinyanyikan Iwan fals dalam lagu “Sarjana Muda”. Mengapa pernyataan itu sepertinya semakin familiar di tengah perkembangan jaman?.Bukankah semakin berkembangnya jaman, semakin banyak anak muda mampu mengakses pendidikan sampai ke jenjang perguruan tinggi? Dengan bekal ilmu pengetahuan, kemampuan analisis yang tinggi, dan pergaulan yang luas, seharusnya semua hal ini menjadi bekal dan kekuatan kaum muda untuk merintis usaha-usaha yang kreatif dan inovatif. Tidak jarang, perguruan tinggi juga mengadakan seminar enterpreneurship, program nasional seperti PKM (Program Kreativitas Mahasiswa) yang salah satu bidangnya adalah kewirausahaan, untuk mengasah kemampuan kaum muda dalam menggali ide usaha dan masih banyak lagi program lainnya. Namun satu hal yang masih menjadi kendala adalah paradigma yang mengganggap bahwa seusai kuliah saya akan mencari lowongan pekerjaan. Tidak ada yang salah dengan pernyataan tersebut. Banyak pengusaha muda yang sukses juga memulai karirnya dengan menjadi pegawai. Namun yang menjadi keprihatinan adalah banyak anak muda yang terbuai dengan kenyamanan gajian, tunjangan dan lain sebagainya. Lamban menyadari peluang usaha dan ketakutan untuk mengambil resiko. Berapa banyak pengusaha yang gagal?jawabannya: banyak, namun berapa banyak yang mau bangkit kembali walaupun harus kembali merintis dari nol?. Ternyata keberanian untuk mengambil resiko saja tidak cukup, jiwa kaum muda yang pantang menyerah juga diperlukan dalam membentuk karakter seorang entrepreneur yang sukses. Selain itu keinginan untuk belajar dan menyadari potensi diri sangat penting dalam membangun karakter entrepreneur.

Advertisements

Wedding plan

Hmm…seharian ini aku sibuk baca2 blog orang yang lagi menyiapkan hari spesial mereka…mulai dr hunting2 vendor, memilih dan menjalani serangkaian proses menuju pernikahan….hal yang mungkin melelahkan tp kalo dipikir2 menyenangkan jg karna ga bakal terulang lg (bagi yg rencananya cuma sekali menikah,hahaha)
tapi berhubung aku tinggal di papua, kyknya ga bakal sesibuk itu deh, berhubung dsni ga banyak pilihan, dan persiapan pernikahan yaa gitu2 aja…ga ribet2 bangettt, sedih deh 😦

tapi ga apa2, walaupun nantinya harus resepsi di papua (biar dapat angpao banyak, hahaha) tapi foto prewed, gaun dll harus disiapin dr jawa donk, biar tetap spesial…hihihihiii…kyk dah mo nikah aja…ga apalah, berangan2 aja boleh kan? lagian jg si Mr.G udh mau kok nikahin gue, wkwkw (tanpa pemaksaan pastinya)

Nanti kalo aku yg mo nikah baru sibuk ngeblog jg kyk para capeng2, biar keliatan sibuk,hahahha

 

Interaksi Obat dan Makanan

Saat ini saya sedang membantu seorang teman mengerjakan bahan presentasi PKMRS (Pelayanan Kesehatan Masyarakat Rumah Sakit) tentang interaksi obat dan makanan, jadi sekalian deh dishare di blog 🙂

Dalam masyarakat, pemakaian dua obat atau lebih atau penggunaan obat bersamaan dengan makanan tertentu sering terjadi. Hal ini memungkinkan terjadinya interaksi baik itu interaksi obat-obat maupun obat-makanan. kali ini saya akan lebih membahas tentang interaksi obat dan makanan.

Pada prinsipnya ada 2 kemungkinan interaksi obat dan makanan, yang pertama adalah interaksi yang dapat mengurangi atau bahkan menghilangkan khasiat atau manfaat obat. Yang kedua adalah meningkatkan efek dari obat itu sendiri seperti membantu penyerapan obat tersebut, hal ini dapat berpengaruh pada peningkatan efektifitas obat tersebut. Namun jika obat tersebut memiliki efek terapi yang sempit maka hal ini dapat menyebabkan toksisitas.

Nah…berikut beberapa contoh obat-obat yang berinteraksi dengan makanan:

Orang yang menggunakan obat pengencer darah warfarin seharusnya tidak mengkonsumsi secara bersamaan makanan yang banyak mengandung vitamin K seperto brokoli, atau bayam. Vitamin K membantu pembekuan darah, sehingga melawan efek dari obat warfarin. Efek yang sebaliknya terjadi dengan vitamin E, bawang dan bawang putih, karena bahan-bahan ini menghaslkan efek yang mirip dengan efek warfarin. Konsumsi dalam jumlah besar dari makanan ini dapat menyebabkan efek warfarin menjadi terlalu kuat.

Penderita penyakit jantung yang sedang meminum obat digoxin, sebaiknya menghindari mengkonsumsi havermut-oatmeal. Kandungan serat tinggi di dalam havermut diketahui dapat menghambat proses absorpsi obat.

Obat antihipertensi ACEinhibitor (captopril dan golongannya=capoten, vasotec,accupril) jangan diminum bersama jus buah atau sayuran yang mengandung tinggi kalium/potasium (pisang, jeruk, sayuran berhijau daun).

Susu ketika menggunakan obat antibiotik tetrasiklin, calcium yang ada dalam susu akan mengikat tertrasiklin, membentuk senyawa yang tidak mungkin dapat diserap oleh tubuh ke dalam darah. Sehingga efek yang diharapkan dari obat tetrasiklin tidak akan terjadi.

Meminum segelas jus citrus bersamaan dengan suplemen yang mengandung zat besi akan sangat bermanfaat karena vitamin C yang ada dalam jus akan meningkatkan penyerapan zat besi.

Karimun Jawa “The Paradise”

Sedikit cerita tentang perjalanan saya dan beberapa teman berlibur ria ke karimun jawa di bulan Juli 2011 🙂

Dari sedikit bincang-bincang menjadi perbincangan yang panjang akhirnya kami memutuskan untuk mengisi liburan bulan Juli ke karimun jawa yang saat itu baru ngetrend2nya…sekaligus perayaan abis ujian skripsi….yeeeyyy 😀

Untuk perjalanan kali itu, kami menggunakan jasa semacam biro perjalanan gitu deh,jadi kita tinggal ikut jadwal tripnya aja…dari sekian banyak jasa biro perjalanan ke karimun yang kami temukan, akhirnya kami memilih biro perjalanan Karimun Jawa Murah di nama facebooknya atau sukawisata.com kalo cari di webnya. paket tour yang ditawarkan oke juga, jadi kita udah ga perlu mikirin tempat tinggal, makan, sewa perahu dll karna semua sudah masuk paket tour yang perlu kami pikirkan hanyalah transportasi dari jogja menuju jepara karna kami ngambil paket yang pake kapal feri dari jepara.

Berangkat dari Jogja jam 12 malam menggunakan travel, kami sampai di pelabuhan jepara sekitar jam 4 pagi kemudian menunggu sampai kapal feri datang dan bertemu dengan pihak dari travel agent. Pengalaman naik kapal feri itu sesuatuww BGT, bayangkan saja, 6 jam di atas kapal dengan posisi duduk di kursi2 yang kayak di ruang tunggu rumah sakit itu…capek, pegal, ngantuk, dll…biasanya ada jg yang menawarkan penyewaan kasur, yah lumayan buat merebahkan badan, walaupun harus tidur dibawah kaki orang. So, jika punya lebih banyak dana, naiklah kapal cepat Kartini yang waktu perjalanannya hanya 3 jam,hihihiii

Paket yang kami ambil itu 4 hari 3 malam, jadi hari pertama dihabiskan di kapal feri, sampai pulau karimunnya sore hari, istirahat, makan lalu jalan2 di sekitar situ. Nah, hari kedua ini yang asikk….kami bangun pagi kemudian siap2 pake baju mini2 😀 , sarapan kemudian duduk2 depan rumah (kami tinggal di homestay) nunggu jemputan pick up ke pelabuhan untuk naik perahu menuju pulau2 tujuan. Selain beach adventure, kita juga ke penangkaran hiu, snorkling di spot2 bagus dan berfoto bersama ikan2, menikmati sunset dan makan ikan bakar 🙂